Wow Saham Bank Milik CT Ngamuk, Berubah Nama Jadi Allo Bank

7 Langkah Untuk Bagaimana Berinvestasi Tanpa Khawatir

Bakrabata.com – Allo bank kini siap beraksi di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih “bingung” menentukan pergerakannya.

Selain itu sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga tertinggi di bursa pada awal perdagangan pagi ini, Senin pertanggal 5 Juli 2021.

Melansir dari CNBC Indonesia, salah satu saham yang menjadi top gaineres pagi ini adalah saham emiten perbankan Bnk miliki PT Mega Corpora yang di kendalikan pengusaha nasional Choirul Tanjung.

PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) yang baru saja resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk.

Data BEI

Sedangkan menurut dari data BEI mencatat, saham Allo Bank melesat 16,76%, ke Rp 4.040, dengan jumlah teransaksi Rp 64,3 miliar.

Read :  IHSG Menguat Dalam Akhir Pekan, Rilis Data Ketenagakerjaan AS

Saham BBHI melanjutkan penguatan sejak Jumat 2 Juli 2021 pada pekan lalu, ketika saat di tutup dan melesat 9,45% ke Rp 3.460/saham.

Sedangkan dalam sepekan saja saham ini telah melesat diangka 34,78%, sementara itu dalam sebulam ‘terbang’ 198,52%.

Selanjutnya untuk sentimen terbaru yang mempengaruhi pergerakan saham ini ialah BBHI yang telah resmi mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Hal tersebut terkait dengan berbagai perubahan nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk yang berlalu sejak 30 Juni 2021.

Surat dan Perubahan

Dari sumber yang sama juga, direktur Allo Bank, Arief Tendeas dan Sekertaris Perusahaan Allo Bank, Kemal Suteja Sindi dalam keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan persetujuan itu berdasarkan berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Nomor 1 tanggal 2 Juni 2021.

Read :  Untung Rugi Dalam Investasi Rumah

Hal tersebut di hadapan Dharma Akhyuzi SH, notaris di Jakarta yang telah memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan HAM.

Keputusan itu bernomer AHU-0031692.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 2 Juni 2021.

Lebih lanjut, selain itu perusahaan juga telah memperoleh pernyataan yang sangat efektif dari OJK untuk melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD).

Rights issue dengan surat OJK yang bernomor No.S-104/D.04/2021 tanggal 30 Juni 202 Perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran yang akan meningkatkan permodalan persoalan sekitar Rp 7,498 triliun.

Jangan lupa untuk terus mengikuti bakrabata, agar Anda tidak tertinggal dalam kabar terbaru dari kami.

You May Also Like

About the Author: Obast

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bakrabata, lu copy Gue Bakar lu Pake Bata