Sebelum Investasi Properti Perlu Diperhatikan Penjelasan Dibawah Ini

Sebelum Investasi Properti Perlu Diperhatikan Penjelasan Dibawah Ini

Bakrabata.com – Memang properti sekarang ini menjadi salah satu investasi menarik yang bisa kita jadikan acuan dalam berinvestasi di era moderen.

Dalam investasi memang butuh dana yang besar, namun hal itu sebanding dengan apa yang kita hasilkan dalam apa yang kita tanam.

Bagai mana tidak? Properti saat ini lagi hits dan harganyapun makin hari semakin naik pesat dan tidak pernah turun dalam setiap tahunnya, sehingga bila di perkirakan naik di sekitar 11 sampai 16 persen.

Sekalipun kamu butuh uang dalam menjual rumah atau propertilain seperti ruko dan apartemen. Akan tetapi tetap saja di bandrol dengan harga yang lebih mahal dibanding harga waktu kita membeli awal.

Sehingga dalam investasi properti sangat menjanjikan, tapi investasi properti tidak semudah apa yang kita bayangkan. Itu semu harus kita wujudkan dengan penuh perhitungan.

Hal ini selain menguras tenaga dan pikiran butuh modal yang amat besar juga, mulai dari pulihan juta hingga ratusan juta sampai miliaran rupiah.

Jika kamu sudah mantap berinvestasi propeti, kamu harus perhatikan hal-hal berikut ini, agar kamu tidak membuat kesalahan yang dapat merugikan, seperti yang di bawah ini.

Penghitungan Harga dan Biaya Pembelian Properti

Kamu harus memperhitungkan harga serta biaya yang timbul dalam pembelian properti. Sehingga hal ini, mesti ditopang dengan kondisi keuangan yang baik.

Pasalnya biaya tersebut tidaklah murah. Untuk menghindari kesalahan dalam estimasi, sebaiknya perhittungkan harga serta biaya prroperti yang ingin di beli dalam satu atau dua tahun ke depan.

Hal itu dikarenakan takut terjadi kenaikan, dan kamu sudah memperhitungkannya. Misalnya ingin membeli rumah dengan harga Rp 400 juta.

Lebih lanjut, dalam pengurusan balik nama sertifikat tanah dan PBB oleh notaris totalnya Rp 12 juta. Sekenario lain, estimasi beli rumah dua tahun lagi, harganya sudah Rp 350 juta, biaya notaris, dan lain sebagainya sebesar Rp 16 juta.

Kamu dapat menggunakan tabungan yang sudah dipastikan, menarik dana investai, maupun mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Survei Lapangan

Mau beli properti jenis apapun, sebaiknya survei lapangan ke lokasi terlebih dahulu. Memastikan barang sesuai dengan yang di tawarkan.

Melihat model bangunan, kualitas bangunan, lingkungan sekitar, tetangga belakang dan depan serta kiri dan kanan, selain itu keamanannya dan lain sebagainya.

Jadi, jangan asal percaya saja atau hanya survei online, sebab gambar bisa menipu. Melakukan survei memang akan menyita waktu serta tenaga. Oleh karenanya, luangkanlah waktu sehari penuh untuk hal seperti ini.

Membuat janji terlebih dahulu dengan develover atau penjual lewat email atau sejenisnya. Lalu konfirmasi janji tersebut dan berlanjut ke bertatapmuka, satu hari atau dua hari sebelum di finalkan.

You May Also Like

About the Author: Obast

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *